Operator Fuzzy

By | April 8, 2019

Sahabat Belajat IT. Alhamdulillaah, kemarin sudah banyak yang menanyakan tentang studi kasus yang bisa diselesaikan dengan Fuzzy. Kebanyakan dari mereka kontak langsung melalui email, ada juga yang melalui kolom komentar. Namun sebelum beranjak ke sutdi kasus, saya akan menghabiskan seluruh teori yang berkaitan dengan Logika Fuzzy dahulu. Mengapa? Karena, untuk mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan dari pembaca berkaitan dengan teori dan praktiknya kelak. Teori yang saya tulis di sini berdasar pada buku yang sempat saya pelajari dan saya jadikan referensi ketika mengerjakan Tugas Akhir. Termasuk Operator Fuzzy ini, saya pelajari dari Bapak Rahmadya. 🙂

Langsung pada pembahasan, Operator Fuzzy. Seperti halnya himpunan bilangan tegas, ada beberapa operasi yang didefinisikan secara khusus untuk mengombinasikan dan memodifikasi himpunan fuzzy.  Nilai keanggotaan sebagai hasil dari operasi dua himpunan yang dikenal dengan nama  α-predikat .

| Baca Juga!  Konsep Dasar Logika Fuzzy

Hasil belajar dengan Bapak Rahmadya, ada tiga operasi dasar dalam himpunan fuzzy yang didefinisikan oleh Zadeh, yaitu komplemen (negasi) , irisan (intersection) dan gabungan (union). Karena himpunan fuzzy tidak dapat dibagi dengan tepat seperti halnya himpunan crisp, maka operasi-opersi ini diaplikasikan pada tinkat keanggotaan. Suatu elemen dikatakan menjadi anggota himpunan fuzzy jika:

  1. Beradsa pada domain himpunan tersebut
  2. Nilai kebenaran keanggotaanya ≥ 0
  3. Berada di atas ambang α – cut yang berlaku

Penjelasan tentang Operator Himpunan Fuzzy:

a)   Komplemen (Negasi) µA= 1-µA[x]

Operasi komplemen pada himpunan fuzzy adalah  sebagai  hasil operasi dengan operator NOT diperoleh dengan mengurangkan nilai keanggotaan elemen pada himpunan yang bersangkutan dari 1.

| Baca Juga!  Fungsi Keanggotaan Logika Fuzzy

b)   Irisan (Intersection) µAB = min (µA[x], µB[x])

Operasi irisan (intersection) pada himpunan fuzzy  adalah sebagai hasil operasi dengan operator AND diperoleh dengan mengambil nilai keanggotaan terkecil antar elemen pada himpunan  – himpunan yang bersangkutan.

c)   Gabungan (Union) µAB = max (µA[x], µB[x])

Operasi  gabungan (union)  pada himpunan  fuzzy  adalah  sebagai hasil operasi dengan operator OR diperoleh dengan mengambil nilai keanggotaan terbesar antar elemen pada himpunan himpunan yang bersangkutan.

Ke tiga Operator Fuzzy di atas adalah operator yang didefinisikan oleh Lotfi .A. Zadeh dan sering digunakan untuk menyelesaikan study kasus mahasiswa. Sebenarnya ada opersasi pengganti atau Non-Zadeh, tapi saya tidak mempelajarinya. 🙂

3 thoughts on “Operator Fuzzy

  1. amir hamzah

    saya mau ngasih masalah saya untuk dilihat di metode fuzzy pa, boleh bagi lalamt emailnya pa/bu?

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *