Home / Tip & Trik / Windows / Cara Membuat Password Pada File Sharing

Cara Membuat Password Pada File Sharing

Admin ceristekno kali ini berbagi Cara Membuat Password Pada File Sharing , penjelasan sederhananya adalah sharing file yang mengharuskan pengguna untuk login dengan username dan password agar dapat membuka file tersebut sesuai hak aksesnya , perhatikan gambar topologi yang saya buatkan seperti berikut :

contoh topologi

Penjelasan gambar beserta contoh :

  • Server tempat seluruh data laporan yang ada.
  • Analis data 1 : Tempat admin 1 mengolah data sesuai kriteria admin 1
  • Analisi data 2 : Tempat admin 2 mengolah data sesuai kriteria admin 2
  • User1 s/d User4 : Tempat User-user memberikan data sesuai folder dan kriteria admin1 dan admin 2
contoh topologinya

Contoh :

  • Ada 2 folder berpusat di server yaitu folder “Penjualan Pulsa” dikelola admin1 dan folder “Penjualan barang” dikelola admin2
  • Didalam Folder “Penjualan Pulsa” Diisi folder Client1 s/d Client4, didalam folder per Client diisi formulir pengisian laporan penjualan pulsa.
  • Didalam Folder “Penjualan Barang” Diisi Folder Client1 s/d Client4, didalam folder per Client diisi formulir pengesian laporan penjualan barang.
  • admin1 hanya dapat menganalisa “penjualan pulsa “saja begitupun sebaliknya admin 2 hanya dapat menganalisa “penjualan barang” saja.
  • Client1 s/d Client 4 bertugas mengisi laporan “penjualan pulsa” & “penjualan barang”

Keterangan :

  • Server : memiliki akses ke semua PC
  • Admin1 : Memiliki semua akses ke Client di folder “Penjualan Pulsa”
  • Admin2 : Memiliki Semua akses ke Client di folder “Penjualan barang”
  • Admin1 tidak bisa melihat folder admin2 begitupun sebaliknya.
  • Client1 s/d Client4 dapat akses ke “Penjualan Pulsa” & “Penjualan Barang” , mereka bertugas untuk mengisi laporan form sesuai folder per client
  • Client1 s/d Client 4 Tidak bisa saling intip, karena tiap folder terpassword, jadi Client1 tidak bisa melihat laporan Client2 maupun yang lainnya.

Tambahan :

  • Topologi diatas hanyalah contoh saja, anda bisa menyesuaikan sesuai di instansi anda sendiri.
  • Contoh : anda membuat satu server | satu admin | dengan client banyak.
  • Hak Aksesnya juga bisa anda rubah sesuai pembuat sendiri.
  • Tutorialnya bersambung hari depan :

About Arman Budiman

Seorang otodidak yang sekedar berbagi pengalaman pribadi

Check Also

Cara Mengunci Folder di Windows

Seperti yang kita tahu kalau hampir semua jenis Laptop atau PC hampir semua menggunakan Windows. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *