Home / Website / Gutenberg Tutorial WordPress Ala Ceristekno

Gutenberg Tutorial WordPress Ala Ceristekno

Halo hari ini ceristekno akan berbagi pengalaman Gutenberg Tutorial WordPress Ala Ceristekno, sebenarnya bukan tutorial sih tapi lebih mengacu ke share pengalaman dalam penggunaan saja.

Di WordPress veri 5.0 itu pertama kali saya kenal dengan teks editor terbaru yaitu Gutenberg, kalau tidak salah Gutenber diambil dari tokoh penemu Mesin Cetak yaitu Johannes Gutenberg (*wikipedia)

Alasan : Mengapa admin ceristekno satu ini terlalu terburu-buru update ke Gutenberg. Alasan terbesar admin adalah pengen memahami lebih cepat saja, kamu juga harus cepat belajar Gutenberg ini lho , walau classic editor akan dihapus di tahun 2021.

Perbedaan terbesar :

Classic editor : kamu akan berasa menggunakan Aplikasi / Software Office , sebut saja aplikasi open office , Microsoft Word, tampilan dan toolnya hampir mirip semua.

Gutenberg : Jika kamu sudah terbiasa dengan plugin page builder seperti DIVI Elementor, saya yakin kamu tidak akan terlalu kikuk saat pertama kali menggunakan Gutenberg, Gutenberg fokus per Block, semua paragraf, image, sub heading kamu membuatnya per Block.

Bongkar Gutenberg

Nomor 1 berisi menu : Tambah block baru | Undo | Redo | Informasi jumlah kata, paragraf, heading, Block | Navigasi untuk mengetahui struktur dalam satu posting dan saat kamu klik kamu langsung bisa berpindah ke block yang kamu pilih.

Nomor 2 : adalah judul Posting , saat kamu klik block judul maka akan tampil permalink, jadi kamu bisa merubah permalink langsung tanpa harus ke menu lainnya.

info : saat kamu klik diluar block maka kamu di arahkan langsung ke Document (nomor3), dan saat kamu klik didalam block maka kamu langsung diarahkan ke tampilan Block (nomor4)ceristekno

Nomor 3 : Menu Document adalah menu lama dari Classic editor yang harusnya kamu sudah paham didalam menu Document tersebut berisi : Visibility | Publish | Categories | Tag | Featured Image , sebelas duabelas dengan Classic Editor yang dulu

Nomor 4 : Nah ini yang baru di menu Block ini , kamu bisa Customisasi tampilan perblock, kamu bisa merubah ukuran teks per block, memberikan warna (nomor6) , dan memberikan satu huruf besar diawal paragraf (nomor5)

Tips trik :

  • Slash / : Saat kamu menambah blok baru tekan tombol Slash “/” untuk mempercepat kamu saat kamu mau custom per Block
  • Drag & Drop : Kamu bisa menambahkan gambar/image dari komputer ke posting hanya dengan drag & drop, tanpa kamu harus insert image lanjut ke upload.
  • Keyboard Shortcut : Dengan kamu menekan Shift+Alt+H kamu akan disuguhi tampilan shortcut yang bisa kamu terapkan di Gutenber.

Contoh

Contoh menambahkan image dengan teks berada disampingnya. Setting ini ada dengan cara Add Block langsung pilih Media Teks . Kamu bisa merubah gambarnya dari sisi kanan ke kiri dan sebaliknya. Saya menambahkan Drop Cap dan menambahkan warna di Block.

Quotes : Hidup sudah terlalu pahit, paling tidak kopi harus terasa manis..


.Hikigaya Hachiman (Oregairu)

CONTOH BLOCK DENGAN WARNA

Kesimpulan : dengan memulai belajar gutenberg dari sekarang kamu akan terbiasa dengan seiring berjalannya waktu , walau classic editor masih dipakai untuk saat ini

Kelebihan : kelebihannya menurut saya sangat banyak sekali , fitur : Drop Cap, Color Setting, Heading , Sub Heading, Quotes, Media & Teks , sangat membatu sekali dan mempermudah bagi saya pribadi.

Kelemahan menurut saya ada beberapa hal sebagai berikut :

  1. Justify : mana justify balikin donk
  2. Autosave : fitur autosave terlalu sering, jadi saat kamu berhenti mengetik autosave akan berjalan otomatis, untuk komputer spek kentang seperti saya, auto save terlalu membebani komputer
  3. Backspace : backspace biasa saya gunakan untuk menghapus kata-kata dalam satu paragraf, saya terbiasa menekan lama tombol backspace untuk menghapus kalimat yang panjang, tapi di gutenberg saya rasa dengan menekan tombol backspace lama tidak berjalan dengan baik sesuai kemauan saya, berbeda dengan classic editor ataupun aplikasi office sebelumnya.

Pertanyaan : lalu bagaimana dengan posting yang dahulu yang masih pakai classic editor. Jawabannya kamu bisa edit satu persatu dengan menu tampilan Convert to Block, karena saat kamu buka posting lama menu classic editor akan tampil didalam block, tinggal kamu convert to block lalu edit sesuai karakter kamu.

Penutup : Sepertinya hanya itu dulu yang bisa saya bagi, kedepannya bisa saya tambah lagi, oh iya untuk yang sudah paham gutenberg jika ada yang kurang bisa di koreksi atau bisa langsung kritik saya, karena saya juga baru pakai gutenberg untuk posting dua kali ini 😀

About Arman Budiman

Seorang otodidak yang sekedar berbagi pengalaman pribadi

Check Also

Belanja Online di MAP EMALL

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) meresmikan shooping online fashion , walapaun lumayan tertinggal dengan shooping …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: